KAI Sri Bilah Utama Jurusan Labuhan Batu - Medan Menabrak Mobil Avanza l, 9 Orang Tewas

Liputan Viral
By -
0

 


Kota Madya Tebingtinggi (Sumut) liputanviral.space.com, KAI Sri Bilah Utama Jurusan Kabupaten Labuhan Batu – Medan Menabrak Mobil Penumpang Avanza di Jalan Abdul Hamid tepatnya di Perlintasan rel Kereta api Tanpa Palang Pintu Lk. III Kelurahan Tebingtinggi, Kecamatan Padang Hilir, Kota Madya Tebingtinggi, Provinsi Sumatera Utara pada hari Rabu (21/01/2026) sekira pukul 18.30 Wib sore.


Menurut Keterangan saksi dan Olah Tkp telah terjadi kecelakaan lalu lintas antara Mobil Toyota Avanza BK 1657 ABP yang dikemudikan oleh Abdul Kadir Al-Jaelani yang membawa delapan orang penumpang datang dari arah jalan Abdul Hamid menuju Bagelen sedangkan Kereta Api Sri Bilah Utama jurusan Kabupaten Labuhan Batu – Medan yang dikemudian Masinis an. Hendrik Santoso bersama asisten Masinis an. Goklas Junior Manurung datang dari arah Rantau Prapat menuju Medan, setibanya di TKP diduga Mobil Penumpang Toyota Avanza tidak konsentrasi dan tidak memperhatikan pada saat melintasi perlintasan KAI tanpa palang pintu sehingga mengakibatkan kecelakaan lalu lintas. Dimana bagian bodi samping sebelah kiri mobil berbenturan dengan bagian depan Lokomotif Kereta Api dan selanjutnya Mobil tersebut terseret sejauh 300 metersehingga Pengemudi Mobil mengalami luka berat kemudian meninggal di Rumah Sakit Bhayangkara, sedangkan 8 orang penumpang lainnya mengalami luka berat dan meninggal dunia di TKP, untuk selanjutnya di bawa ke RS Bhayangkara Kota Madya Tebingtinggi.


Dan berdasarkan keterangan saksi an. Putra dan Fery yang berada di dekat TKP bahwa Mobil Penumpang Avanza sudah terlebih dahulu diteriaki oleh saksi, namun Mobil Penumpang tetap melaju melewati perlintasan Kereta api tanpa palang pintu tersebut.


Menurut Keterangan Keluarga an. R. Rambe di RS. Bhayangkari Tebingtinggi bahwa Mobil Penumpang tersebut berangkat dari Deli Tua Kabupaten Deli Serdang menghadiri Acara Keluarga di Batu Bara, setelah dari Batu Bara lanjut menjenguk Keluarga yang sedang sakit di Sei Sigiling, setelah dari Sei Sigiling hendak pulang kembali menuju ke Deli Tua Kabupaten Deli Serdang.


Setelah kejadian Petugas datang ke TKP, atas nama : 1. Akp Lidya, S.Tr.K., S.I.K., M.H (Kasat Lantas Polres Kota Madya Tebingtinggi), 2. Iptu Supriyadi, SH(Kbo Sat Lantas Polres Kota Madya Tebingtinggi), 3. Ipda Heru Wibowo, SH (Kanit Laka Sat Lantas Polres Kota Madya Tebingtinggi), 4. Personil Unit Laka Sat Lantas Polres Kota Madya Tebing Tinggi Langsung melakukan pertolongan pertama yaitu mengeluarkan pengemudi dan penumpang mobil kemudian membawa ke RS Bhayangkara Kota Madya Tebingtinggi.


Adapun Korban yang meninggal di tempat kejadian atas nama :

1. Rizal, beralamat di Jln. Deli Tua Gg. Al Iman No. 27 A Dsn I Desa Mekar Sari, Kecamatan Deli Tua, Kabupaten Deli Serdang.

2. Daratul Lailla, beralamat di Jln. Satria Ujung Gg. Sedulur Desa Mekar Sari Kec. Deli Tua, Kabupaten Deli Serdang.

3. Risnawati, beralamat di Jln. Deli Tua Gg. Al Iman No. 27 A Dsn I Desa Mekar Sari, Kecamatan Deli Tua, Kabupaten Deli Serdang.

4. Muhammad Hafiz, beralamat di Deli Tua Kabupaten Deli Serdang.

5. Muhammad Rafkha Attaqih, beralamat di Jln. Marelan V Lk. 16 Kel. Rangas Pulau Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan.

6. Asrah, beralamat di Deli Tua, Kabupaten Deli Serdang.

7. Sri Devi, beralamat di Medan Marelan, Kota Medan.

8. Zaitun, beralamat di Medan Marelan, Kota Medan.

9. Abdul Kadir Al Jaelani, beralamat di Lk. VII Pasar IV Keluraha. Terjun Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan meninggal setelah di rawat di Rumah Sakit Bhayangkari Kota Madya  Tebingtinggi

Selanjutnya sekitar jam 12 malam semua Korban dibawa kerumahnya masing-masing, 7 orang dibawa ke Deli Tua dan 2 orang dibawa ke Tanjung Morawa dengan menggunakan mobil Ambulan dan masing-masing korban membayar 1 mobil Ambulan Rp. 1.600.000,- dengan total 9 mobil Ambulan korban maka berjumlah Rp. 14.400.000 (Nasution).




Posting Komentar

0 Komentar

Posting Komentar (0)
3/related/default
>