![]() |
Kegiatan tersebut dilaksanakan seusai jam belajar mengaji dengan suasana santai dan penuh keakraban. Sertu Ochsed menyampaikan materi tentang pentingnya mencintai bangsa dan negara, menghormati perbedaan, serta menjaga persatuan dan kesatuan.
Dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami, Ochsed menjelaskan tentang arti Pancasila, semangat gotong royong, serta pentingnya sikap disiplin dan saling menghormati antar sesama teman. Anak-anak tampak antusias mengikuti kegiatan, bahkan beberapa di antaranya aktif menjawab pertanyaan yang diberikan.
“Sebagai generasi penerus bangsa, adik-adik harus rajin belajar, berbakti kepada orang tua, serta saling menghargai agar kelak menjadi anak yang berguna bagi bangsa dan negara,” ujar Ochsed dalam penyampaiannya.
Selain memberikan materi wasbang, Ochsed juga mengajak anak-anak untuk selalu menjaga akhlak, menjauhi perbuatan negatif, serta bijak dalam menggunakan teknologi. Ia menekankan bahwa pendidikan agama dan rasa nasionalisme harus berjalan seimbang.
Pengajar TPA Ustad Anas, mengapresiasi kegiatan tersebut dan berharap pembinaan seperti ini dapat terus dilakukan secara rutin. Menurutnya, kehadiran Babinsa memberikan motivasi tersendiri bagi anak-anak serta menambah wawasan mereka tentang kebangsaan.
“ Melalui kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai wawasan kebangsaan dapat tertanam sejak usia dini, sehingga terbentuk generasi muda yang beriman, berakhlak baik, serta memiliki semangat nasionalisme yang kuat “ Pungkasnya.(Pimpinan)
