Parah !! Penanganan Limbah B3 Di Puskesmas Dipertanyakan Lembaga

Liputan Viral
By -
0


Kabupaten Asahan, liputanviral.space.com, Terkait Pengelolaan Limbah B3 ( Bahan Berbahaya dan Beracun ) di beberapa Puskesmas yang awak media temui Berbeda antara satu dengan yang lainnya dalam Hal Pengangkutan Limbah B3 tersebut..Tapi Semuanya Sama Mengatakan Kordinasi dengan Dinas Kesehatan kabupaten. 


Bagian Kesehatan Lingkungan yang di dampingi KTU Puskesmas Mutiara Kec. Kisaran Timur Mawadah Menjelaskan " Limbah B3 di Puskesmas Mutiara ini Biasanya per 6 bulan sekali di angkut Pihak ketiga ( Perusahaan ) yang telah Bekerjasama dengan Dinas Kesehatan " Jelas KTU Puskesmas. 


Sambil Menambahkan " kalau Terkait dengan Anggaran nya semua di Kelola oleh Dinas Kesehatan Kab. Termasuk berapa Kontrak nya, apa nama Perusahaan nya kami kurang Mengetahui Pasti. Hanya saja dalam 6 bulan sekali kita Kordinasi ke Dinas Kesehatan Terkait limbah tersebut " jelas KTU sedikit sambil Memperlihatkan TPS ( Tempat Penampungan Sementara ) Limbah B3 yang ada di Puskesmas Mutiara tersebut.  ( 20/5). 


Tim awak Media bersama LSM GAMPKER ( Gerakan Masyarakat Peduli Kesejahteraan Rakyat ) mencoba Menelusuri ke Puskesmas yang ada di Lain Kecamatan Tepat nya di Puskesmas Hessa Air Genting Kec. Air Batu ( 20 / 5 ). 


Disini awak media bertemu dengan PJ. Bidang Kesehatan Lingkungan Ibu' Dewi yang Mengatakan " Limbah B3 Puskesmas disini yang ada disini Biasanya per 3 bulan di angkut oleh pihak ketiga " Sambil Memperlihatkan Tempat Penyimpanan Limbah B3 tersebut. 


Namun ada beberapa Jenis Obat atau Bekas alat Kesehatan yang terlibat "Berserakan" disekitar TPS ( Tempat Penampungan Sementara ) Buk Dewi langsung Menyanggah bahwa itu tidak Membahayakan " Jelas nya Singkat. 


Dari beberapa Puskesmas yang kami lakukan Penelusuran " Hampir semua Jawaban Terkait harus ada nya Izin darii Lingkungan Hidup sesuai Peraturan Perundang-undangan yang baru. Semua Pihak Puskesmas tidak Mengetahui Hal tersebut. Coba Kordinasi ke Dinas Kesehatan kabupaten aja terdengar Saran Pegawai Puskesmas. 


Menyikapi Hal Tersebut, Wakil Ketua DPRD Asahan Joko Panjaitan dari Partai Demokrat Menyayangkan masih Minimnya Pengetahuan dan Kesadaran Pegawai Puskesmas khususnya dalam hal ini yang Membidangi Limbah B3 tersebut. Kita akan segera Bahas lebih lanjut hal ini di Komisi nanti nya.. " Ungkap Joko Panjaitan di hadapan awak Media..(20/5).


Senada dengan itu ,. Sekretaris LSM GPM ( Gerakan Peduli Masyarakat ) Andri S.P sedikit Menjelaskan " Limbah B3 ini Bersifat Mudah Meledak,  Bersifat Reaktif Korosif,. Beracun ( Toksik ), bahkan dapat menyebabkan infeksi , Maka Perlu Penanganan Khusus untuk Limbah B3 ini.." Terang Andri kepada Awak Media ( 20/5). 


Melihat adanya Hal Janggal yang kita Temui saat di Puskesmas,. Kita akan Bahas secara intens dalam Tim Investigasi LSM GPM agar segera Melakukan Rapat Dengar Pendapat ke DPRD " Ujar Sekretaris LSM GPM Andri S.P (20/5).  (Tim).

Tags:

Posting Komentar

0 Komentar

Posting Komentar (0)
3/related/default
>